Sumber: GraphicJunction.com

Mungkin pernah muncul pertanyaan di dalam hati kita tentang karunia yang Allah limpahkan tak henti kepada mereka yang tidak berjalan di jalan Allah atau bisa kita sebut kaum Non-Muslim. Sebagian dari kita bahkan mungkin pernah bertanya dalam hati mengapa mereka yang belum beriman kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala mendapatkan rezeki yang lebih banyak daripada kita yang muslim.

Sungguh bukti keadilan Allah SWT yang maha adil terlihat bahkan untuk Non Muslim sekalipun karena amalan yang dilakukan di dunia, walaupun tanpa Iman akan tetap dibalas oleh-Nya. Hal ini bisa kita pelajari lewat QS Al Furqan: 23

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

Artinya: Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.

Dilihat dari ayat 21-22 di surah yang sama, ‘mereka‘ dalam ayat di atas merujuk kepada orang-orang kafir yang belum beriman kepada Alloh SWT dan Nabi Muhammad SAW. Sungguh mereka adalah kaum yang merugi, karena hukum dunia dan hukum akhirat adalah dua hal yang berbeda.

Kebaikan seorang non-muslim (membangun jembatan, menyantuni anak yatim, dll) akan segera di balas oleh Alloh SWT namun amalannya tidak akan di bawa ke akhirat. Sedang bagi kita kaum muslimin, yang benar-benar melaksanakan segala sesuatu hanya karena Alloh SWT semata adalah orang-orang yang beruntung karena kebaikan yang telah kita lakukan di Dunia berdasarkan Iman dan Insya Alloh akan bermanfaat di dunia dan juga amalannya akan terbawa ke Akhirat.

Maka dari itu sangat di anjurkan kepada kaum muslimin untuk melengkapi segala yang diperbuatnya berdasarkan Iman dan sifat kebaikan Alloh (Ar Rahman) agar kebaikannya bisa terbalaskan di dunia dan juga di Akhirat sebagaimana firman Alloh di QS. Al ‘Ashr: 1-3

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam KERUGIAN, kecuali orang-orang yang BERIMAN & MENGERJAKAN AMAL SALEH dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”

Terjelaskan bahwa beriman sekaligus mengerjakan amal saleh harus menjadi satu kesatuan, jika tidak kita akan menjadi manusia yang disebutkan oleh Alloh SWT sebagai manusia yang merugi. naudzubillah min dzalik.

Dari sini bisa kita pelajari bahwa untuk mendapatkan kebaikan, kita juga harus menjadi baik. untuk mendapatkan sesuatu, kita harus meraihnya. Tentunya dengan disertai Iman. Agar mendapatkan balasan dari Alloh di dunia dan di Akhirat. aamiin allahumma aamiin.

Advertisements